Si Pengkhayal – Pemuda Harapan Bangsa

Gerimis, datang di musim kemarau
Tak mungkin, itu ëkan terjadi
Mentari, terbit pada malam hari
Itu pun, masih tidak mungkin, Ho~Ö

Aku ingin terbang bebas seperti merpati
Tapi semua orang bilang, itu tak ëkan mungkin
Tapi ku terus berjuantg wujudkan impian
Ingin ku wujudkan semua, angan dan harapan

Semua, orang bilang bumi bulat
Tetapi, menurutku tidak        (bodoh)
Mengapa, semua bilang aku gila    (emang)
Padahal, aku biasa saja, Ho~Ö

[#:]
Tapi semua orang bilang aku si pengkhayal
Khayalan jauh melayang, tak bisa ku tangkap
Akhirnya ibu ku mengajak ku pergi kesana
Sebuah tempat istimewa, Rumah Sakit Jiwa

Ta, rararararaÖ.
IbuÖ ibuÖ ibuÖ

[#]

Ta, rararararaÖ.
IbuÖ ibuÖ
ibu, tolong anakmu ini ibu